Angka Kesakitan / morbiditas pada Puskesmas Batua


Penyakit Menular

Penyakit menular yang menjadi sorotan selama periode 2015 adalah DBD, diare, campak, TBC paru, pneumonia.

  1. Demam Berdarah Dengue

Penyakit menular yang juga perlu mendapat perhatian khusus di wilayah kerja Puskesmas Batua adalah penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD). Berdasarkan data Profil Puskesmas penyakit DBD mengalami peningkatan  selama 2 tahun terakhir. Pada tahun 2014 sebanyak 10 kasus DBD dan pada tahun 2015 sebanyak 17 kasus.

  1. Malaria

Jumlah penderita malaria di wilayah kerja Puskesmas Batua selama 2 tahun terakhir tidak ada

  1. ISPA

Penderita ispa yang ada di Puskesmas Batua pada tahun 2015 sebanyak 2314 kasus dan jika dirata ratakan setiap bulan 193 kasus, dari data yang ada kasus tertinggi berada pada bulan Januari sampai bulan juli ini menandakan bahwa kasus ISPA di tahun 2015 mengalami penurunan disbanding tahun 2014

  1. KUSTA

Penyakit Kusta adalah penyakit menular cronis dan disebabkan oleh kuman kusta mycobacterium leprae yang menyerang saraf tepi, kulit dan jaringan tubuh lainnya.

Jumlah kasus penyakit kusta di wilayah kerja Puskesmas Batua selama tahun 2015 sebanyak 4 kasus yang berada di kelurahan Batua

  1. Penyakit Menular Langsung
  2. Diare

Penyakit diare adalah penyakit yang disebabkan antara lain vibrio, “E.Choli”, klostridia dan intoksikasi / keracunan makanan. Merupakan penyakit yang mudah menular dan sering menimbulkan wabah penyakit terutama pada awal musim penghujan. Lingkungan yang terkendali, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang. Untuk tahun 2015, kasus diare  pada BALITA yang ditangani sebanyak 494 kasus, namun semuanya dapat diatasi dengan baik tanpa menimbulkan korban jiwa.

  1. Paru

Penyakit Tuberkulosis disebabkan oleh kuman tuberculosis dengan gejala khas. Pada umumnya diderita oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah dan menyerang kelompok usia produktif 15 tahun keatas.

Penyakit memiliki daya tular yang tinggi dan untuk mengetahuinya,  dideteksi melalui pemeriksaan dahak di laboratorium terhadap kuman BTA positif.

Fenomena yang terjadi pada penyakit TBC ini dikenal dengan istilah Ice Berg Phenomena , dimana jumlah penderita yang tidak terlaporkan (muncul) lebih banyak dari pada yang terlaporkan, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam upaya penemuan kasus.

Di Puskesmas Batua, pada tahun 2015 Angka temuan suspek sebanyak 391 orang dan 46 orang diantaranya BTA Positif.

  1. Kusta

Penyakit Kusta adalah penyakit menular cronis dan disebabkan oleh kuman kusta mycobacterium leprae yang menyerang saraf tepi, kulit dan jaringan tubuh lainnya. Jumlah kasus penyakit kusta di wilayah kerja Puskesmas Batua selama tahun 2015 sebanyak 4 kasus yang berada di kelurahan Batua

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *