Akreditasi Puskesmas Batua

Akreditasi Salah satu unsur penting dan sangat vital yang menentukan keberhasilan akreditasi puskesmas adalah bagaimana mengatur sistem pengdokumentasian dokumen.Pengaturan sistem dokumentasi dalam satu dalam proses implementasi akreditasi puskesmas dianggap penting karena dokumen merupakan acuan kerja, bukti pelaksanaan dan penerapan kebijakan, program dan kegiatan, serta bagian dari salah satu persyaratan Akreditasi  puskesmas.

 Dengan adanya sistem dokumentasi yang baik dalam suatu puskesmas diharapkan fungsi-fungsi setiap personil maupun bagian-bagian dari puskesmas  dapat berjalan sesuai dengan perencanaan bersama dalam upaya mewujudkan kinerja yang optimal.

Dokumen yang dimaksud dalam Akreditasi puskesmas  secara garis besar dibagiatas dua bagian yaitu dokumen internal dan eksternal. Dokumen tersebutdigunakan untuk membangun dan membakukan sistem manajemen mutu dansistem manajemen pelayanan. Regulasi internal tersebut berupa Kebijakan,Pedoman, Standar operasional prosedur (SOP) dan dokumen lain disusun berdasarkan peraturan perundangan dan pedoman-pedoman (regulasi) eksternal yang berlaku.Agar para pemangku kepentingan Akreditasi puskesmas  memiliki acuan dan memudahkan dalam melakukan dokumentasi perlu disusun Pedoman Penyusunan Dokumen Akreditasi

Hari ini hari ketiga  puskesmas batua  melaksanakan survei akreditasi, Materi survei menyangkut tata administrasi, pelayanan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan. Hari pertama tim survei melaksanakan telaah dokumen, hari kedua melaksanakan telusur pelaksanaan dokumen terkait, untuk hari ketiga melakukan wawancara dengan lintas sektor.

Survei dilakukan selama tiga hari ini dilakukan oleh  Apris Lisu (dari NTT), Sarminto (Yogyakarta), serta Asauk (Kaltim). Selanjutnya akan menjadi pertimbangan kepada tim akreditasi, apakah puskesmas Batua layak atau tidaknya kita tunggu bersama………….

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *